Olahraga di Ruang Tamu

Lusia Kus Anna | Selasa, 21 September 2010 | 11:49 WIB
 
shutterstock
Gerakan squat

Kompas.com – Cuaca yang tidak menentu seperti sekarang ini, pagi panas sore hari hujan, memang bisa membuat jadwal olahraga berantakan. Kendati begitu, sebenarnya olahraga bisa dilakukan di mana saja, termasuk dalam rumah. Berikut beberapa jenis olahraga yang bisa dilakukan secara mandiri tanpa alat apa pun.

Jalan cepat Singkirkan perabot rumah serta penghalang lainnya untuk memaksimalkan area dalam rumah. Lakukan aktivitas jalan cepat di rumah, dari depan ke belakang atau berkeliling beberapa kali. Ulangi sampai minimal 20 menit.

Agar tekanan otot lebih maksimal, saat melangkah pastikan satu kaki berada di lantai dengan posisi lutut lurus dan tumpuan kaki dalam keadaan tegak lurus. Gerakkan langan mengayun dari muka ke belakang dan sikut ditekuk sekitar 90 derajat. Mengayunlah dengan rileks.

Squat Berdiri dengan membuka kaki hingga lebarnya sejajar dengan pinggul dengan kepala menghadap depan. Perlahan, tekuklah lutut sambil menjaga punggung tetap lurus sampai Anda mencapai posisi seperti duduk. Lakukan gerakan ini dengan kedua tangan lurus ke atas. Jaga posisi ini sampai delapan hitungan. Ulangi beberapa kali. Untuk variasi, Anda bisa menggunakan dumbbell atau alat beban lain yang ringan.

Push-up Push-up merupakan olahraga mengangkat beban tubuh. Ketika melakukan gerakan ini, ada banyak otot yang bisa terlatih, termasuk bagian dada, bahu dan torso. Untuk gerakan lebih ringan, lakukan push-up dengan menggunakan lutut sebagai tumpuan. Sebagai variasi, Anda bisa menggunakan bola sebagai tumpuan kedua tangan.

Kickback Dengan posisi merangkak, lutut di bawah pinggul dan lengan di bawah bahu, jari tangan menghadap ke depan. Kencangkan perut, luruskan kaki kanak ke belakang sejajar dengan torso. Genggam dumbbell di tangan kiri, tekuk siku membentuk 90 derajat di samping tubuh. Keluarkan napas, luruskan kaki kiri, pertahankan posisi lengan atas, dorong dumbbell ke posisi awal. Tarik napas, ulangi gerakan dari awal.

Lompat tali (skipping) Skipping atau lompat tali termasuk olahraga yang sangat efektif membuat otot-otot jantung “berolahraga”. Olahraga ini juga murah dan bisa dilakukan di mana pun. Dalam waktu 30 menit, kita sudah membakar 330 kalori. Lakukan gerakan lompatan secara bertahap untuk mengurangi risiko cedera pada lutut. Tak perlu memaksakan diri melompat terlalu tinggi.

Idealnya skipping dilakukan di ruangan yang cukup luas dan lapang sehingga aman dari benda-benda yang membahayakan. Tali yang digunakan sebaiknya sesuai dengan ukuran, tak terlalu pendek dan tak terlalu panjang sehingga kita bisa melompat dengan nyaman.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

BERIKAN YANG TERBAIK BUAT TUHAN, KELUARGA, BANGSA DAN TERLEBIH LAGI BUAT DIRIMU SENDIRI…BE YOUR SELF!

%d bloggers like this: